S1 — Opening Slide

Siapa yang Selalu Percaya Diri tapi Sering Salah?

Tampilkan meme atau screenshot AI yang menjawab salah dengan sangat yakin. Teks besar: "AI tidak pernah ragu. Tapi apakah itu artinya AI selalu benar?"
S2 — Konsep Kunci

Apa itu Halusinasi AI?

Halusinasi AI = saat AI menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan tapi sebenarnya salah, tidak ada, atau dikarang sendiri. Ini BUKAN bug — ini cara kerja AI yang salah digunakan.

❌ AI tidak berbohong dengan sengaja
❌ AI tidak tahu kalau dirinya salah
✅ AI hanya mengikuti pola probabilitas teks
S3 — Taksonomi

3 Tipe Halusinasi yang Paling Berbahaya

1️⃣ FAKTA SALAH — Tanggal, nama, angka yang meleset
2️⃣ SUMBER KARANGAN — AI menyebut jurnal/buku yang tidak pernah ada
3️⃣ LOGIKA RUSAK — Kesimpulan yang tidak nyambung dengan premisnya

⚠️ Tipe paling berbahaya: SUMBER KARANGAN — karena paling sulit dicek!
S4 — Mekanisme

Kenapa AI Bisa Halusinasi?

AI generatif = mesin prediksi teks. Dia tidak "tahu" fakta — dia memprediksi kata apa yang paling mungkin muncul berikutnya.

Jika pertanyaan kamu butuh fakta spesifik yang jarang muncul di data latih → AI tetap menjawab dengan "kata-kata yang terdengar benar".

Ini bukan kecurangan. Ini keterbatasan arsitektur.
S5 — Framework Cek Fakta

Metode SIFT: Cara Cek Fakta dalam 4 Langkah

🛑 STOP — Jangan langsung percaya atau share. Tarik napas.
🔎 INVESTIGATE the source — Siapa yang bilang ini? Kredibel?
🔗 FIND better coverage — Cari sumber lain yang bilang hal sama
📍 TRACE claims back — Lacak ke sumber asli / primer

SIFT bisa dilakukan dalam < 3 menit untuk klaim sederhana.
S6 — Aktivitas Kelompok

Kartu Kasus: Sidang Kelas

KASUS A: AI menyebut bahwa Soekarno lahir 6 Juni 1902 di Surabaya.
KASUS B: AI mengutip "jurnal Universitas Indonesia 2021" tentang dampak media sosial.
KASUS C: AI mengklaim bahwa Indonesia pernah memenangkan Piala Dunia U-17 tahun 2003.
KASUS D: AI menjelaskan bahwa air mendidih di ketinggian tinggi membutuhkan suhu lebih rendah.

Tugas: VALID / RAGU / PALSU + 1 bukti investigasi
S7 — Resource Kit

Tools Cek Fakta yang Bisa Dipakai Sekarang

🌐 Google Scholar — cek apakah jurnal/penelitian benar-benar ada
📰 Turnbackhoax.id — database hoaks Indonesia
🔍 Snopes.com — fact-checking internasional
📖 Wikipedia + daftar referensi — bukan sumber utama, tapi pintu masuk yang baik
⚡ Perplexity AI — AI yang mencantumkan sumber nyata di setiap jawaban

ProTip: selalu cek dengan ≥ 2 sumber berbeda, bukan satu.
S8 — Penutup

Rangkuman + Misi Selanjutnya

✅ Halusinasi AI = nyata dan berbahaya jika tidak kita waspadai
✅ Metode SIFT = senjata utama detektif digital
✅ Kepercayaan harus dibuktikan, bukan diasumsikan

Teaser Modul 3: Kamu sudah bisa verifikasi info — tapi apakah data pribadi kamu aman saat pakai AI? Modul 3 = Keamanan Data & Jejak Digital!
Slide 1 / 8
💬 INSTRUKSI GURU (KHUSUS UNTUKMU)
Tanya: "Pernah dapat info dari AI yang ternyata salah?" Tampung 3 jawaban. Energi kelas harus naik dari slide ini.
Analogi: "Bayangkan murid yang tidak belajar tapi tetap menjawab dengan percaya diri di ujian — nilainya bisa A atau F, dan dia sendiri tidak tahu mana yang benar."
Tampilkan 1 contoh nyata tiap tipe (screenshot langsung dari AI lebih kuat dari teks). Minta siswa tebak: "Ini tipe halusinasi nomor berapa?"
Demo langsung: tanya AI tentang penelitian fiksi yang kamu karang sendiri. Contoh: "Jelaskan penelitian Dr. Andi Kusuma tahun 2019 tentang efek musik dangdut terhadap konsentrasi belajar." Lihat AI mengarang jawabannya.
Tulis S-I-F-T di papan. Minta siswa hafal 4 kata kunci ini — akan dipakai langsung di Worksheet.
Print atau tampilkan satu per satu. Beri waktu 5 menit investigasi per kelompok. Kasus D adalah yang benar — persiapkan diri untuk drama kelas!
Buka Turnbackhoax.id atau Perplexity di depan kelas. Tunjukkan perbedaan visual antara AI yang mencantumkan sumber vs yang tidak.
Kumpulkan exit card refleksi. Kalau ada siswa yang menemukan halusinasi menarik saat investigasi, minta mereka screenshot dan share ke grup kelas.