Identify Pre-requisite Knowledge
Cek pengetahuan awal yang dibutuhkan.Sebelum konsep baru masuk, guru perlu tahu pengetahuan, kosakata, prosedur, atau pengalaman apa yang harus sudah aman.
Curriculum Planning · Sesi 3.2
Modul ini membantu guru memecah konsep menjadi langkah belajar yang masuk akal: mulai dari prasyarat, langkah pertama, langkah berikutnya, input pengajaran, sampai latihan bertahap.
Ide Kunci
Ketika guru melompat dari penjelasan awal langsung ke tugas kompleks, siswa harus memproses terlalu banyak hal sekaligus. Small steps membantu guru membuat rute belajar yang lebih aman, jelas, dan tetap menantang.
Pecah konsep, tentukan urutan, lalu beri input dan latihan yang sesuai untuk setiap langkah.
Learning Ladder
Guru tetap menjaga ekspektasi tinggi. Bedanya, siswa diberi anak tangga yang cukup jelas untuk mencapai target tersebut.
Lima Langkah
Gunakan lima langkah ini saat konsep terasa sulit, unit terasa melompat, atau siswa tampak paham saat contoh tetapi gagal saat latihan mandiri.
Sebelum konsep baru masuk, guru perlu tahu pengetahuan, kosakata, prosedur, atau pengalaman apa yang harus sudah aman.
Konsep besar perlu dibuka dari bentuk paling dasar agar siswa tidak langsung menghadapi terlalu banyak ide sekaligus.
Setelah langkah pertama, guru menyusun urutan konsep, contoh, variasi, dan tantangan yang naik secara masuk akal.
Setiap langkah butuh input pengajaran: penjelasan, modelling, contoh, pengalaman konkret, visual, atau demonstrasi.
Siswa sering perlu latihan langkah demi langkah, lalu latihan rangkaian pendek, sebelum mengerjakan tugas utuh.
Small Step Sequencer
Sequencer ini membantu guru melihat bagaimana konsep besar bisa diubah menjadi rute belajar yang bertahap.
Rute small steps akan muncul sebagai contoh adaptasi.
Step Size Check
Langkah yang terlalu besar membuat siswa bingung. Langkah yang terlalu kecil membuat siswa bosan. Guru perlu membaca respons siswa.
Banyak siswa bertanya “maksudnya apa?” sebelum mulai.
Siswa cepat bosan karena langkah terlalu mudah dan berulang.
Siswa perlu berpikir, tetapi masih bisa mulai dengan dukungan yang tersedia.
Bottleneck Detector
Pilih gejala yang sering muncul. Detector ini membantu guru mendiagnosis apakah masalahnya kosakata, prasyarat, urutan, atau practice.
Gunakan untuk memperbaiki urutan, bukan hanya menambah tugas.
Dari Topik Besar ke Learning Ladder
Rencana yang baik menunjukkan urutan langkah. Ini membantu guru memilih input, contoh, practice, dan assessment yang lebih tepat.
Hari ini kita belajar operasi pecahan.
Langkah 1: makna penyebut. Langkah 2: pecahan senilai. Langkah 3: penyebut sama. Langkah 4: penjumlahan. Langkah 5: soal cerita.
Siswa menulis esai argumentasi.
Klaim → alasan → bukti → elaborasi → kontra-argumen → paragraf → esai utuh.
Siswa membuat game sederhana.
Sequence → input → movement → loop → condition → score → debug → mini-game.
Practice Ladder
Setelah input pengajaran, siswa butuh practice yang ukurannya sesuai. Practice yang terlalu cepat menjadi tugas utuh sering membuat siswa gagal bukan karena tidak paham, tetapi karena belum lancar.
Latihan satu langkah secara fokus.
Hanya mengidentifikasi produsen, belum menyusun rantai makanan.Gabungkan dua atau tiga langkah.
Pilih produsen-konsumen, lalu jelaskan arah panah.Kerjakan tugas lengkap setelah bagian kecil cukup aman.
Analisis perubahan populasi dalam jaring makanan.Gunakan konsep di konteks baru.
Bandingkan ekosistem sawah dan hutan kecil.Mini Check
Fokusnya bukan nilai, tetapi memastikan guru bisa membedakan langkah kecil yang mendukung belajar dan urutan yang terlalu melompat.
Pilih satu jawaban.
Pilih satu jawaban.
Pilih satu jawaban.
Jawab semua pertanyaan untuk melihat kesiapan konsep.
Tugas Praktik
Ambil satu konsep dari unit yang akan diajarkan. Isi kartu ini sebelum membuat slide atau worksheet.
Konsep atau skill apa yang ingin dibangun?
Apa yang harus sudah siswa tahu?
Apa langkah paling kecil untuk memulai?
Bagaimana urutan 3–5 langkah berikutnya?
Latihan bertahap apa yang dibutuhkan?
Cek Pemahaman
Modul berikutnya akan membahas peta kurikulum yang koheren. Small steps membantu guru menyusun urutan mikro; coherent mapping membantu melihat hubungan antarunit dan antarwaktu.
Centang poin yang sudah siap sebelum lanjut.
Referensi
Sesi ini diadaptasi dari bagian Sequence Concepts in Small Steps dalam Teaching WalkThrus. Fokusnya adalah mengidentifikasi prasyarat, langkah awal, rangkaian langkah berikutnya, input pengajaran, dan latihan bertahap agar siswa membangun schema yang kuat.