Pernahkah Kamu bertanya-tanya bagaimana seorang anak bisa tiba-tiba memahami konsep matematika yang rumit jika ia belum pernah melihat bentuk sempurnanya di dunia nyata? Plato punya jawaban yang sangat radikal.
Berdasarkan analisis Robin Barrow, Plato meyakini sebuah teori yang disebut Anamnesis (Rekoleksi atau Mengingat Kembali). Menurut Plato, jiwa manusia sudah mengetahui segala bentuk kebenaran absolut sebelum ia lahir ke dunia fisik. Namun, trauma kelahiran membuat jiwa tersebut lupa akan semua pengetahuannya.
Inilah mengapa metode pembelajaran penemuan (discovery learning) sangat kental dengan napas filsafat Plato. Murid harus diajak meneliti, bertanya, dan mencari benang merah dari sebuah masalah, sehingga akhirnya mereka bisa berseru, "Aha! Aku mengerti sekarang!"
