Merancang
Instrumen
Penilaian
Tes pilihan ganda, uraian, biner β setiap jenis butir soal punya aturan desain tersendiri. Satu kesalahan kecil dalam penulisan soal bisa merusak validitas seluruh penilaian.
Metode = Cara Mendapat Bukti
Gray menegaskan: metode penilaian harus dipilih berdasarkan jenis bukti yang dibutuhkan β bukan kebiasaan atau kemudahan guru. Pertanyaan kuncinya: "Bukti apa yang paling langsung membuktikan kemampuan siswa?"
| Metode | Paling Cocok Untuk | Kelebihan | Keterbatasan | Contoh |
|---|---|---|---|---|
| Lisan | Pengetahuan, komunikasi, bahasa | Langsung, fleksibel, dapat menggali lebih dalam | Tidak efisien untuk banyak siswa sekaligus | Tanya-jawab kelas, diskusi terarah |
| Performa | Keterampilan yang harus didemonstrasikan | Bukti autentik, sesuai dengan kondisi nyata | Sulit menilai secara konsisten, membutuhkan waktu | Drama, olahraga, presentasi, simulasi |
| Praktis | Keterampilan produksi dan eksperimen | Bukti nyata dari kemampuan prosedural | Tidak menguji pengetahuan konseptual yang mendasarinya | Eksperimen sains, memasak, membuat benda |
| Proyek | Penalaran mendalam, penelitian, analisis kasus | Menilai proses berpikir kompleks | Sulit dibandingkan antar-siswa, membutuhkan waktu panjang | Riset, case study, laporan investigasi |
| Portofolio | Perkembangan waktu, karya terbaik | Gambaran holistik atas kemajuan siswa | "Membandingkan apel dengan jeruk" jika isinya berbeda | Kumpulan karya, refleksi, rekaman perkembangan |
| Tes & Ujian | Pengetahuan, kognitif, efisiensi cakupan luas | Efisien untuk banyak siswa, sampling luas, bisa distandarisasi | Mendorong hafalan, tidak cocok untuk keterampilan praktis, bisa menimbulkan kecemasan | Pilihan ganda, isian, esai tertulis |
Mengumpulkan (Gather)
Bukti terjadi secara alami selama proses belajar dan kamu cukup mengamati + menilai. Efisien untuk formatif.
Membangkitkan (Generate)
Kamu butuh tugas penilaian khusus untuk memunculkan bukti yang tidak akan muncul secara alami.
Lima Perintah yang Berlaku untuk Semua Jenis Soal
Popham menyebutnya "Thou shalt not" β lima hal yang wajib dihindari saat menulis soal apa pun. Melanggar satu saja dapat merusak validitas seluruh tes.
Jangan Beri Instruksi yang Tidak Jelas
Siswa tidak tahu cara menjawab β nilai tidak mencerminkan kemampuan. Buat instruksi eksplisit β jangan asumsikan siswa tahu formatnya.
Jangan Gunakan Kalimat Ambigu
Jika siswa bisa menafsirkan soal dengan cara yang berbeda-beda, jawaban mereka tidak bisa dibandingkan secara valid.
Jangan Beri Petunjuk Tidak Sengaja
Jawaban yang benar lebih panjang dari yang salah, penggunaan artikel "an" yang mengisyaratkan jawaban dimulai vokal β semua itu adalah clue yang tidak valid.
Jangan Gunakan Sintaks yang Rumit
Soal dengan banyak anak kalimat bersarang mengukur kemampuan memproses bahasa, bukan konten yang ingin dinilai. Construct-irrelevant variance!
Jangan Pakai Kosakata yang Terlalu Tinggi
Kosakata di atas level siswa mengukur penguasaan bahasa, bukan kompetensi yang ingin dinilai. "Simple wins."
Pilih Tools yang Tepat
Binary Choice (Biner)
Siswa memilih dari dua opsi: Benar/Salah, Ya/Tidak, Fakta/Opini. Cepat dijawab, tapi mudah ditebak (50% chance).
Multiple Choice (Pilihan Ganda)
Mendominasi tes selama puluhan tahun. Bisa mengukur mulai dari hafalan hingga berpikir tingkat tinggi jika dirancang dengan baik.
Short Answer (Isian Singkat)
Siswa memproduksi jawaban, bukan memilihnya. Keunggulan utama: menghindari efek tebakan β perlu tahu, bukan hanya mengenali.
Essay (Uraian)
Cocok untuk mengukur kemampuan sintesis, evaluasi, dan komposisi. Sulit dibuat dengan baik β dan lebih sulit lagi diskor dengan konsisten.
Uraian Terbatas
Panjang dan format jawaban dibatasi secara eksplisit. Lebih mudah diskor, tapi kurang cocok untuk menilai sintesis mendalam.
Uraian Bebas
Siswa punya banyak kebebasan dalam menjawab. Lebih valid untuk mengukur kemampuan analisis, argumen, dan sintesis yang kompleks.
Holistik = kesan keseluruhan (gestalt). Analitik = skor per kriteria. Analitik memberi umpan balik lebih spesifik tapi membutuhkan waktu lebih.
Tentukan dulu kriteria dan standar nilainya. Jangan menyesuaikan kriteria setelah membaca jawaban siswa.
Apakah ejaan/tata bahasa masuk nilai? Putuskan sebelum menilai, bukan setelah. Jangan berubah-ubah.
Jangan menilai satu siswa dari awal ke akhir. Nilai soal 1 semua siswa, baru soal 2 β ini meningkatkan konsistensi.
Pengetahuan tentang identitas siswa mempengaruhi penilaian. Tutup nama atau kode-kan jawaban sebelum menilai.
Diagnosa: Ada yang Salah dengan Soal Ini
Setiap butir soal berikut melanggar salah satu dari prinsip yang telah dipelajari. Baca, identifikasi masalahnya, lalu klik untuk melihat diagnosis.
A. Kuis singkat di akhir pelajaran
B. Tanya jawab lisan selama diskusi
C. Ujian akhir semester yang dicatat di rapor
D. Refleksi singkat yang ditulis siswa"
A. Surabaya
B. Bandung
C. Jakarta, kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara yang menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan budaya Indonesia sejak kemerdekaan tahun 1945
D. Medan"
Mana yang Harus Dipilih?
| Kriteria | Biner | Pilihan Ganda | Isian Singkat | Esai |
|---|---|---|---|---|
| Efisiensi (banyak konten/waktu singkat) | β β β | β β β | β β | β |
| Menghindari efek tebakan | β | β β | β β β | β β β |
| Mengukur berpikir tingkat tinggi | β | β β | β β | β β β |
| Kemudahan menskor secara konsisten | β β β | β β β | β β | β |
| Bukti kemampuan produktif (generate) | β | β | β β | β β β |
4 Hal yang Harus Kamu Bawa
Metode mengikuti bukti, bukan kebiasaan
Pilih metode berdasarkan jenis bukti yang paling langsung membuktikan kemampuan siswa β bukan karena itu yang selalu kamu lakukan.
5 Prinsip Umum berlaku untuk semua jenis soal
Tidak peduli soal apa yang kamu buat β instruksi jelas, tidak ambigu, tidak ada petunjuk tak sengaja, sintaks sederhana, kosakata sesuai level.
Setiap jenis soal punya guidelines khusus sendiri
Pilihan ganda β esai β isian singkat β biner. Kuasai guideline spesifik setiap tipe sebelum menggunakannya.
Review soalmu sebelum digunakan
Masuk ke kepala siswa: apakah instruksinya jelas? Apakah ada clue tidak sengaja? Apakah sintaksnya sederhana? Pencegahan lebih mudah dari perbaikan.