Merancang dari Ujung ke Pangkal
Bukan tentang apa yang akan kita ajarkan, tapi tentang apa yang harus siswa bawa pulang saat mereka meninggalkan kelas kita.
Bapak dan Ibu Guru, Desain Mundur (Backward Design) adalah sebuah pergeseran paradigma. Kebiasaan lama kita adalah melihat buku teks, menentukan bab, lalu mencari aktivitas seru. Di UbD, kita membalikkan logika tersebut. Kita berpikir seperti seorang asesor atau detektif yang mencari bukti keberhasilan belajar sebelum menyusun skenario kelas.
Tiga Tahap Logika Desain Mundur
Identifikasi Hasil Diinginkan
Menentukan tujuan utama, pertanyaan esensial, dan apa yang harus dipahami siswa secara mendalam.
Tentukan Bukti Asesmen
Bagaimana kita tahu siswa sudah sampai di tujuan? Kita tentukan kriteria keberhasilan dan tugas performanya.
Rancang Pengalaman Belajar
Baru di tahap ini kita memilih materi, metode mengajar, dan urutan aktivitas kelas yang paling efektif.
Kebiasaan Lama
Mengajar Materi (Coverage)
- Mulai dari buku teks
- Fokus pada aktivitas siswa
- Asesmen ditaruh di akhir
Strategi UbD
Merancang Pemahaman
- Mulai dari hasil akhir
- Fokus pada output pemikiran
- Asesmen sebagai panduan desain
Anatomi Template UbD 2.0
Inilah format standar (diterjemahkan dari format asli Wiggins & McTighe) yang akan kita gunakan untuk meracik setiap rencana pembelajaran. Template ini memastikan semua bagian saling terikat erat.