Essential Questions (EQ)
Pertanyaan esensial bukanlah pertanyaan yang jawabannya bisa ditemukan di halaman 5 buku paket. Ia adalah kunci untuk membuka pintu penyelidikan.
Banyak guru mengira pertanyaan yang "sulit" otomatis menjadi esensial. Padahal, sebuah pertanyaan disebut Esensial jika ia memicu pemikiran mendalam, perdebatan, dan mendorong muridmu untuk memikirkan kembali apa yang sudah mereka ketahui.
Apa yang Membuat Pertanyaan Menjadi Esensial?
Provokatif
Memancing minat dan perdebatan di kelas. Muridmu tidak akan langsung setuju dengan satu jawaban.
Berulang (Recurs)
Pertanyaan ini bisa ditanyakan lagi di akhir semester dan jawabannya akan jauh lebih dewasa.
Menuntut Transfer
Memaksa muridmu menggunakan apa yang mereka tahu untuk memecahkan masalah baru.
Jawaban Terbuka
Tidak memiliki satu jawaban benar yang mutlak. Jawabannya butuh argumen dan bukti.
Overarching vs. Topical Questions
Overarching EQ
Pertanyaan Payung (Lintas Unit)
Bersifat luas, bisa dipakai di bab seni rupa, musik, maupun tari.
Topical EQ
Pertanyaan Topik (Spesifik Unit)
Spesifik untuk materi yang sedang diajarkan saat ini.
Studi Kasus: Dari Hafalan ke Penyelidikan
"Apa saja rukun iman?"
Murid cuma perlu menghafal daftar. Tidak ada tantangan berpikir.
"Bagaimana keyakinan seseorang mengubah cara mereka menghadapi kesulitan hidup?"
Murid harus menganalisis nilai keyakinan dan menerapkannya pada realitas kehidupan.
Ayo Berlatih Merumuskan EQ!
Klik tombol di bawah untuk melihat cara mengubah pertanyaan biasa menjadi pertanyaan esensial.
Coba ingat-ingat pertanyaan paling sering kamu tanyakan di kelas. Apakah pertanyaan itu membuat muridmu berdiskusi di jam istirahat, atau langsung terlupa begitu bel berbunyi?