MODUL 2.3

Essential Questions (EQ)

Pertanyaan esensial bukanlah pertanyaan yang jawabannya bisa ditemukan di halaman 5 buku paket. Ia adalah kunci untuk membuka pintu penyelidikan.

Header

Banyak guru mengira pertanyaan yang "sulit" otomatis menjadi esensial. Padahal, sebuah pertanyaan disebut Esensial jika ia memicu pemikiran mendalam, perdebatan, dan mendorong muridmu untuk memikirkan kembali apa yang sudah mereka ketahui.

Apa yang Membuat Pertanyaan Menjadi Esensial?

πŸ’₯

Provokatif

Memancing minat dan perdebatan di kelas. Muridmu tidak akan langsung setuju dengan satu jawaban.

πŸ”„

Berulang (Recurs)

Pertanyaan ini bisa ditanyakan lagi di akhir semester dan jawabannya akan jauh lebih dewasa.

🧠

Menuntut Transfer

Memaksa muridmu menggunakan apa yang mereka tahu untuk memecahkan masalah baru.

πŸ”“

Jawaban Terbuka

Tidak memiliki satu jawaban benar yang mutlak. Jawabannya butuh argumen dan bukti.

Overarching vs. Topical Questions

Overarching EQ

Pertanyaan Payung (Lintas Unit)

"Bagaimana sebuah karya seni mencerminkan budaya pembuatnya?"

Bersifat luas, bisa dipakai di bab seni rupa, musik, maupun tari.

Topical EQ

Pertanyaan Topik (Spesifik Unit)

"Apa yang diceritakan oleh topeng tradisional ini tentang masyarakat Jawa?"

Spesifik untuk materi yang sedang diajarkan saat ini.

Studi Kasus: Dari Hafalan ke Penyelidikan

Gaya Lama (Bukan EQ)

"Apa saja rukun iman?"

Murid cuma perlu menghafal daftar. Tidak ada tantangan berpikir.

Gaya UbD (Essential Question)

"Bagaimana keyakinan seseorang mengubah cara mereka menghadapi kesulitan hidup?"

Murid harus menganalisis nilai keyakinan dan menerapkannya pada realitas kehidupan.

WORKSHOP

Ayo Berlatih Merumuskan EQ!

Klik tombol di bawah untuk melihat cara mengubah pertanyaan biasa menjadi pertanyaan esensial.

Topik: Matematika (Statistik)
Biasa: Apa itu nilai rata-rata (mean)?
πŸ”½
Esensial: Kapan nilai rata-rata justru bisa menipu kita dalam mengambil keputusan?
Topik: Sejarah (Penjajahan)
Biasa: Siapa yang memenangkan Perang Diponegoro?
πŸ”½
Esensial: Siapa yang berhak menulis sejarah, dan bagaimana itu memengaruhi apa yang kita percayai hari ini?
REFLEKSI DIRIMU

Coba ingat-ingat pertanyaan paling sering kamu tanyakan di kelas. Apakah pertanyaan itu membuat muridmu berdiskusi di jam istirahat, atau langsung terlupa begitu bel berbunyi?